Informasi penting

Dua bersaudara meluncurkan Hot Girl Hotline, sebuah startup yang berfokus untuk menghadirkan kecerdasan buatan ke dalam percakapan hubungan dan kencan bagi perempuan muda. Co-founder Baila Mudgil dan Sumrin Mudgil menciptakan platform ini untuk menawarkan diskusi pribadi dengan cara yang lebih aman daripada chatbot serbaguna.

Platform ini menggunakan pendekatan Socrates, di mana AI mengajukan pertanyaan untuk membantu pengguna mencapai kesimpulan secara mandiri, yang didasarkan pada ilmu perilaku. Co-founder Baila Mudgil menyatakan bahwa layanan ini dirancang agar terasa seperti mengobrol dengan teman tepercaya atau kakak perempuan daripada bertindak sebagai pendamping AI.

Langkah-langkah keamanan mencakup merujuk pengguna ke sumber daya seperti hotline krisis 988 ketika percakapan menimbulkan tanda bahaya. Selain itu, sistem tahu kapan harus mengakhiri diskusi daripada menyeret pengguna ke dalam putaran tindak lanjut yang tak ada habisnya, yang justru mendorong tindakan di dunia nyata.

Aplikasi iOS dan web mengenkripsi data pengguna saat transit dan saat disimpan tanpa menjual atau melatihnya. Hot Girl Hotline berharga $9,99 per bulan, dan startup mandiri asal New York ini akan berpartisipasi dalam Startup Battlefield 200 di TechCrunch Disrupt 2026 di San Francisco.

Baca sumber asli untuk informasi selengkapnya.