Informasi penting

Capcom telah menghadirkan Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen ke Nintendo Switch 2, menawarkan pengalaman portabel yang mencakup kampanye baru dan berbagai pembaruan kualitas hidup. Pengulas menganggap rilis ini sebagai pencapaian signifikan di antara pustaka platform tersebut, mencatat bahwa game ini terasa sangat cocok untuk dimainkan secara handheld.

Secara teknis, port ini mempertahankan target 60 frame per detik menggunakan FSR upscaling, yang tetap stabil selama pertempuran dan eksplorasi. Meskipun game ini tidak memiliki ray tracing dan menunjukkan beberapa tekstur yang buram atau tepi yang kasar pada resolusi yang lebih rendah, UI dan HUD tetap tajam. Pengembang menyesuaikan elemen seperti ukuran subtitle dan ketebalan bar untuk meningkatkan kejernihan visual.

Pengulas menyoroti kelemahan utama: game sering membeku saat menggunakan Sleep Mode konsol. Meskipun autosave yang konstan mencegah hilangnya progres, masalah ini sangat memengaruhi kenyamanan port tersebut. Selain itu, pemain mungkin memperhatikan NPC yang muncul terlambat atau karakter pendamping yang menghilang jika pemain bergerak terlalu jauh ke depan.

Pengulas mengamati bahwa crash terkait sleep mode menjadi lebih jarang terjadi seiring waktu tanpa pembaruan khusus, meskipun penyebab pastinya belum dikonfirmasi. Capcom belum memberikan diagnosis untuk bug ini. Terlepas dari masalah stabilitas ini, judul ini digambarkan sebagai port tingkat atas yang potensial untuk platform tersebut.

Baca sumber asli untuk informasi selengkapnya.